Fun Camp Hippalas Angkatan 24 Tahun 2013
Jumat, 27 September 2013 | 0 komentar
5 Gunung di Indonesia Dengan Rute Pendakian Terindah
Jumat, 30 Agustus 2013 | 1komentar
5 Gunung Indonesia Dengan Rute Pendakian Terindah ini hanyalah
salah satu dari sekian banyak unik dan indahnya alam gunung Indonesia.
Letak geologis Indonesia memiliki posisi yang unik, yaitu, berada di
pusat tumbukan Lempeng Tektonik Hindia - Australia, Lempeng Eurasia dan
Lempeng Pasifik, sehingga banyak bermunculan gunung - gunung dengan
panorama alam yang indah di kawasan Indonesia.
Berikut beberapa gunung yang memiliki keindahan alam dan menjadi destinasi favorit para pendaki Indonesia maupun Internasional.
1 Pegunungan Jayawijaya
Tidak salah jika para pendaki gunung memiliki keinginan besar untuk menggapai puncak tertinggi di Indonesia sekaligus di kawasan Oceania, Pegunungan Jayawijaya atau juga dikenal Pegunungan Cartenz ( 4.800 Mdpl ).
Terletak di Papua Barat, Pegunungan Cartenz merupakan deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah Pulau Papua, dengan puncaknya bernama Cartenz Pyramide. Pegunungan Cartenz masuk dalam jajaran Tujuh Puncak Dunia ( Seven Summit ).
Sehingga banyak pendaki gunung dari penjuru dunia datang ke Gunung Cartenz untuk merasakan satu - satunya gunung di Indonesia yang puncaknya di selimuti salju abadi. Meskipun terletak di ketinggian yang berselimut salju di puncaknya, pegunungan ini ternyata terbentuk karena adanya pengangkatan dasar laut yang terjadi ribuan tahun yang lalu.
Ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil kerang laut yang dapat dilihat di batuan gamping di pegunungan tersebut. Sehingga tak heran bila pegunungan ini menjadi surga bagi ahli Geologi selain surga bagi para pendaki gunung.
2. Gunung Rinjani
Berlokasi di Pulau Lombok, Gunung Rinjani ( 3.726 Mdpl ) merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan sekaligus sebagai puncak tertinggi di kepulauan Nusa Tenggara dan Bali. Di bagian barat kerucut Gunung Rinjani terdapat Segara Anak, sebuah danau di ketinggian 2000m dengan luas 11 juta m persegi dan kedalaman 230 m.
Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang mengalir melewati jurang yang curam. Di tempat ini biasanya digunakan untuk berkemah dan memancing karena banyak terdapat ikan mas dan mujair. Untuk mencapai puncak Gunung Rinjani dibutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Namun, perjuangan melalui medan yang berat terbayar sempurna dengan pemandangan alam yang indah bagi para pendaki .
Dari puncak Rinjani ini, kalian dapat melihat jelas Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen - Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa saat cuaca bagus di pagi hari.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Rinjani adalah pada bulan Juni - Agustus. Untuk menuju Gunung Rinjani kalian dapat menggunakan kendaraan umum dari Mataram menuju ke desa Sembalun ataupun desa Senaru sebagai gerbang pendakian Gunung Rinjani.
3. Gunung Kelimutu
Terletak di Pulau Flores, NTT, Indonesia, Gunung Kelimutu ( 1.639 Mdpl ) merupakan gunung berapi yang memiliki fenomena alam yang unik dengan kehadiran Danau Tiga Warna di puncak Gunung Kelimutu. Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik.
Warna - warna danau tersebut selalu berubah seiring dengan perjalanan waktu. Fenomena alam Danau Tiga Warna, sampai sekarang masih menjadi misteri para ahli geologi dunia karena tidak dapat dipastikan perubahan warna pada danau tersebut.
4. Gunung Semeru
Puncak tertinggi di Pulau Jawa terletak di Puncak Mahameru, Gunung Semeru ( 3.676 Mdpl ). Gunung Semeru terletak di perbatasan antara kota Malang dengan Lumajang. Untuk mencapai Puncak Mahameru diperlukan waktu sekitar empat hari. Tentunya dengan waktu tempuh tersebut, kita harus mempersiapkan segala kebutuhan perjalanan kita secara matang.
Menyusuri lereng bukit yang ditumbuhi bunga Edelweiss, cemara, padang rumput dan pinus merupakan menu visual yang menghiasi pendakian kalian menuju Puncak Mahameru. Melewati Ranu Kumbolo, sebuah danau yang berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha memberikan panorama alam indah yang dapat menyaksikan matahari terbit disela - sela bukit.
Namun ketika sampai di wilayah Arcopodo, sebuah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, sebaiknya semua barang bawaan yang membebani ditinggal. Karena pendakian menuju Puncak Mahameru melewati bukit pasir yang curam dan mudah merosot.
Waktu terbaik untuk mendaki Puncak Mahameru adalah dinihari sekitar jam 2 pagi, sebab pada siang hari gas beracun mulai berhembus dari kawah Jonggring Saloka.
5. Gunung Kerinci
Gunung Kerinci ( 3.805 Mdpl ) adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia yang masih aktif. Keindahan panorama yang natural dengan kekayaan flora dan fauna di temui mulai dari dataran rendah hingga puncak gunung Kerinci.
Tak hanya untuk dinikmati tetapi sangat baik untuk melakukan penelitian dan pendidikan. Pendakian ke puncak gunung Kerinci memakan waktu dua hari dimulai dari Pos Kersik Tuo.
Di kawasan gunung Kerinci juga terdapat surga tersembunyi, Danau Gunung Tujuh, sebuah telaga dengan kawah di ketinggian 2000m dikelilingi perbukitan di sekitar Kerinci yang hampir tak tersentuh.
sumber: belantaraindonesia.org
Continue Reading
Berikut beberapa gunung yang memiliki keindahan alam dan menjadi destinasi favorit para pendaki Indonesia maupun Internasional.
1 Pegunungan Jayawijaya
Tidak salah jika para pendaki gunung memiliki keinginan besar untuk menggapai puncak tertinggi di Indonesia sekaligus di kawasan Oceania, Pegunungan Jayawijaya atau juga dikenal Pegunungan Cartenz ( 4.800 Mdpl ).
Terletak di Papua Barat, Pegunungan Cartenz merupakan deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah Pulau Papua, dengan puncaknya bernama Cartenz Pyramide. Pegunungan Cartenz masuk dalam jajaran Tujuh Puncak Dunia ( Seven Summit ).
Sehingga banyak pendaki gunung dari penjuru dunia datang ke Gunung Cartenz untuk merasakan satu - satunya gunung di Indonesia yang puncaknya di selimuti salju abadi. Meskipun terletak di ketinggian yang berselimut salju di puncaknya, pegunungan ini ternyata terbentuk karena adanya pengangkatan dasar laut yang terjadi ribuan tahun yang lalu.
Ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil kerang laut yang dapat dilihat di batuan gamping di pegunungan tersebut. Sehingga tak heran bila pegunungan ini menjadi surga bagi ahli Geologi selain surga bagi para pendaki gunung.
2. Gunung Rinjani
Berlokasi di Pulau Lombok, Gunung Rinjani ( 3.726 Mdpl ) merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan sekaligus sebagai puncak tertinggi di kepulauan Nusa Tenggara dan Bali. Di bagian barat kerucut Gunung Rinjani terdapat Segara Anak, sebuah danau di ketinggian 2000m dengan luas 11 juta m persegi dan kedalaman 230 m.
Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang mengalir melewati jurang yang curam. Di tempat ini biasanya digunakan untuk berkemah dan memancing karena banyak terdapat ikan mas dan mujair. Untuk mencapai puncak Gunung Rinjani dibutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Namun, perjuangan melalui medan yang berat terbayar sempurna dengan pemandangan alam yang indah bagi para pendaki .
Dari puncak Rinjani ini, kalian dapat melihat jelas Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen - Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa saat cuaca bagus di pagi hari.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Rinjani adalah pada bulan Juni - Agustus. Untuk menuju Gunung Rinjani kalian dapat menggunakan kendaraan umum dari Mataram menuju ke desa Sembalun ataupun desa Senaru sebagai gerbang pendakian Gunung Rinjani.
3. Gunung Kelimutu
Terletak di Pulau Flores, NTT, Indonesia, Gunung Kelimutu ( 1.639 Mdpl ) merupakan gunung berapi yang memiliki fenomena alam yang unik dengan kehadiran Danau Tiga Warna di puncak Gunung Kelimutu. Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik.
Warna - warna danau tersebut selalu berubah seiring dengan perjalanan waktu. Fenomena alam Danau Tiga Warna, sampai sekarang masih menjadi misteri para ahli geologi dunia karena tidak dapat dipastikan perubahan warna pada danau tersebut.
4. Gunung Semeru
Puncak tertinggi di Pulau Jawa terletak di Puncak Mahameru, Gunung Semeru ( 3.676 Mdpl ). Gunung Semeru terletak di perbatasan antara kota Malang dengan Lumajang. Untuk mencapai Puncak Mahameru diperlukan waktu sekitar empat hari. Tentunya dengan waktu tempuh tersebut, kita harus mempersiapkan segala kebutuhan perjalanan kita secara matang.
Menyusuri lereng bukit yang ditumbuhi bunga Edelweiss, cemara, padang rumput dan pinus merupakan menu visual yang menghiasi pendakian kalian menuju Puncak Mahameru. Melewati Ranu Kumbolo, sebuah danau yang berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha memberikan panorama alam indah yang dapat menyaksikan matahari terbit disela - sela bukit.
Namun ketika sampai di wilayah Arcopodo, sebuah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, sebaiknya semua barang bawaan yang membebani ditinggal. Karena pendakian menuju Puncak Mahameru melewati bukit pasir yang curam dan mudah merosot.
Waktu terbaik untuk mendaki Puncak Mahameru adalah dinihari sekitar jam 2 pagi, sebab pada siang hari gas beracun mulai berhembus dari kawah Jonggring Saloka.
5. Gunung Kerinci
Gunung Kerinci ( 3.805 Mdpl ) adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia yang masih aktif. Keindahan panorama yang natural dengan kekayaan flora dan fauna di temui mulai dari dataran rendah hingga puncak gunung Kerinci.
Tak hanya untuk dinikmati tetapi sangat baik untuk melakukan penelitian dan pendidikan. Pendakian ke puncak gunung Kerinci memakan waktu dua hari dimulai dari Pos Kersik Tuo.
Di kawasan gunung Kerinci juga terdapat surga tersembunyi, Danau Gunung Tujuh, sebuah telaga dengan kawah di ketinggian 2000m dikelilingi perbukitan di sekitar Kerinci yang hampir tak tersentuh.
sumber: belantaraindonesia.org
Mencegah Kedinginan Saat Mendaki
| 1komentar
Kedinginan saat mendaki gunung? Sudah biasa terjadi.
Tapi bila anda melakukan persiapan yang matang sebelum mendaki rasa dingin tersebut bisa di atasi.
Ada Beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah hawa dingin udara pegunungan agar tidak masuk ke dalam tubuh anda,
Penyesuaian diri
Beradaptasilah dengan lingkungan di pegunungan. Proses yang disebut Aklimatisasi ini perlu dilakukan setelah tubuh merasa cocok barulah mulai mendaki.
Jaket anti air
Pakailah baju yang dapat menahan panas tubuh, Memakai jaket tebal sangat diperlukan. Sangat disarankan untuk membawa jaket yang berjenis anti air karena biasanya lapisan luarnyaterbuat dari bahan polar.
Slepping bag
Untuk mendapatkan kehangatan saat tidur, gunakanlah slepping bag. Barang ini merupakan yang paling penting untuk dibawa, karena dapat menambah kehangatan saat tidur selain dari jaket.
Jangan bawa baju bahan jeans
Bahan jeans sangat berat utnuk dibawa mendaki, jeans akan membuat Anda tambah kedinginan karena sifatnya yang bisa menyerap dingin.
Buat api unggun
sambil mendaki kumpulkan ranting pohon untuk membuat api unggun saat malam hari. Ini akan membantu menghangatkan tubuh anda
Lakukan peregangan
Saat istirahat mendaki lakukan peregangan otot, peregangan juga membantu mengusir rasa dingin.
Gunung Rinjani, Pesona Keindahan Alam dari Lombok
Jumat, 24 Mei 2013 | 3komentar
Gunung Rinjani merupakan gunung yang berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung Rinjani, Lombok merupakan
gunung berapi tertinggi kedua yang berada di Indonesia dengan
ketinggian mencapai 3.726 m dpl. Gunung ini merupakan gunung favorit
bagi pendaki Indonesia karena memiliki pemandangan yang sangat indah.
Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten
yaitu Lombok Tengah, Lombok Timur danLombok Barat. Gunung Rinjani di
sekelilingi oleh Hampir lebih dari 20 desa, dan tentunya memiliki bayak
sekali rute menuju gunung tersebut. Namun, pintu masuk utamanya adalah
melalui sembalun lawang dibagian timur dan senaru di bagian utara.
Selain mendaki sampai puncak, tempat yang banyak di kunjungi yaitu Segara Anakan, sebuah danau kawah yang ada di ketinggian 2.000 mdpl. Jika ingin mencapai lokasi ini anda dapat mendaki dari desa Sembalun Lawang atau desa Senaru. Danau segara anakkan adalah danau yang sangat luas terlihat seperti laut biru. Nama segara anak sendiri memiliki arti anak laut.
Di gunung Rinjani ini terdapat berbagai tumbuhan diantaranya yaitu local strawberry dan edelweis atau bunga ke abadian. local Strawberry merupakan Jenis tanaman yang tumbuh disepanjang jalan menuju rinjani, tanaman ini memiliki buah berwarna merah dan berduri seperti mawar. Buah ini seperti strawberry rasanya manis dan sedikit asam . buah ini baik untuk di konsumsi untuk para pendaki yang kehausan atau kelaparan. Sedangkan tumbuhan Edelweis atau Bunga Keabadian adalah Tanaman dan bunga yang tidak boleh untuk di petik atau di bawa pulang, karena tumbuhan ini hanya tumbuh di sekitar taman.
Continue Reading
Gunung yang meiliki Suhu udara rata-rata
sekitar 20°C; terendah 12°C adalah gunung yang banyak dikunjungi dan
didaki oleh para pencinta alam, Penduduk lokal, serta mahasiswa.
Umumnya para pendaki ini ramai mengunjungi gunung Rinjadi pada bulan
juni sampai dengan agustus. Orang-orang Lombok percaya jika dipuncaknya
gunung ini ada tempat bersemayam Dewi Anjani Ratu Jin dan penguasa
rinjani. Di sebelah selatan timur puncak gunung ini terdapat hamparan
debu yang dinamakan segara muncar yang katanya adalah istana jin, ditempat tempat seperti ini kita harus selalu meminta perlindungan kepada Allah pencipta dan penguasa alam semesta, dan tidak merusak alam.
Selain mendaki sampai puncak, tempat yang banyak di kunjungi yaitu Segara Anakan, sebuah danau kawah yang ada di ketinggian 2.000 mdpl. Jika ingin mencapai lokasi ini anda dapat mendaki dari desa Sembalun Lawang atau desa Senaru. Danau segara anakkan adalah danau yang sangat luas terlihat seperti laut biru. Nama segara anak sendiri memiliki arti anak laut.
Di gunung Rinjani ini terdapat berbagai tumbuhan diantaranya yaitu local strawberry dan edelweis atau bunga ke abadian. local Strawberry merupakan Jenis tanaman yang tumbuh disepanjang jalan menuju rinjani, tanaman ini memiliki buah berwarna merah dan berduri seperti mawar. Buah ini seperti strawberry rasanya manis dan sedikit asam . buah ini baik untuk di konsumsi untuk para pendaki yang kehausan atau kelaparan. Sedangkan tumbuhan Edelweis atau Bunga Keabadian adalah Tanaman dan bunga yang tidak boleh untuk di petik atau di bawa pulang, karena tumbuhan ini hanya tumbuh di sekitar taman.
Jalur Pendakian
Mataram merupakan kota
persinggahan terakhir untuk menuju Gunung Rinjani, untuk menuju kota mataram
dapat ditempuh dengan menggunakan bus atau pesawat terbang. Dari mataram kita
bisa langsung menggunakan kendaraan umum atau mencarter kendaraan untuk menuju
desa terakhir menuju gunung rinjani.
Jalur Senaru
Jalur Senaru (600 m.dpl)
merupakan jalur yang disukai untuk pendakian karena selain jaraknya lebih
pendek dan lebih teduh karena kita memasuki hutan tropika yang cukup rimbun,
akan tetapi jalurnya cukup menanjak. Untuk menuju desa senaru, dari mataram
kita bisa menggunakan kendaraan umum dengan lama perjalanan sekitar 2 jam. Di
desa ini sudah banyak tersedia penginapan beserta paket perjalanan wisata
gunung rinjani. Untuk memudahkan perjalanan sebaiknya menyewa jasa guide utuk
menyamanan dalam perjalanan, untuk informasi dan keterangan lebih lanjut kita
bisa menghubungi petugas di pos jaga Taman Nasional Gunung Rinjani.
Setelah melapor pada pos jaga
taman nasional di Senaru perjalanan diawali dengan melewati perkebunan penduduk
dan mulai memasuki hutan. Setelah melewati 3 pos yang mempunyai jarak tempuh
sekitar 5 jam, dari pos 3 (Mondokon Lolak) yang berada pada ketingian 2000
m.dpl kita akan mencapai Pelawangan Senaru setelah berjalan selama 2 jam. Di
pelawangan senaru kita bisa melihat Segara Anak dan Puncak Rinjani. Untuk
mencapai segara anak kita menuruni bukit yang cukup terjal, dari danau kita
menuju Basecamp Segara Anak dengan jarak tempuh sekitar 2 jam.
Dari arah danau untuk mencapai
puncak rinjani kita kembali menuju pelawangan senaru, yang merupakan camp
terakhir, dipagi harinya sekitar jam 2 pagi kita bisa melanjutkankana
perjalanan menuju puncak.
Jalur Sembalun
Sembalun (1.150 m.dpl) merupakan
jalur yang cukup mudah dijangkau dengan transportasi umum. Di terminal Kota
Mataram. tersedia kendaraan umum jurusan Mataram-Aikmel. Sekitar 1 jam
berkendara sampailah di kawasan Aikmel, kemudian dilanjutkan dengan kendaraan
umum lainnya menuju pos pendakian sembalun.
Sebagai catatan bagi pemakai
kendaraan umum mataram – aikmel sebaiknya berangkat pagi hari, karena kendaraan
menuju aikmel hanya sampai pada jam 12.00 saja.
Setelah sampai di pos sembalun
kita bisa melengkapi perlengkapan yang kita perlukan, karena disini terdapat
penyewaan peralatan pendakian serta tersedianya jasa guide dan porter untuk
membantu kenyamanan kita dalam mendaki. Setelah melakukan pendaftaran di pos
jaga, perjalanan akan diawali dengan memasuki padang savana yang luas dan akan
melewati 3 post utama, lama perjalana sekitar 4 jam.
Jalur sembalun merupakan jalur
yang landai dibandingkan dengan jalur senaru, akan tetapi merupakan jalur yang
sangat berat pula, dikerenakan jalan yang kita lewati berupa hamparan savana
yang luas membuat badan kita cepat letih karena sengatan sinar matahari yang
terik. Sebelum mencapai pos 3 atau pos Padabalang kita akan dihadapkan pada
persimpangan jalan yang memisahkan jalur kanan ke bukit penyesalan dan kekiri
ke bukit penderitaan, untuk saat ini jalur yang bisa dipakai adalah jalur
penderitaan karena jalur ke bukit penyesalan jalannnya sudah tidak begitu
jelas. Dari pos 3 ini kita akan melewati 9 bukit sebelum mecapai Pelawangan
Sembalun (2.639 m.dpl).dengan lama perjalanan sekitar 4 jam.
Pelawangan Sembalun merupakan
pertigaan atau pos terakhir untuk mencapai puncak atau turun menuju segara
anak. Ditempat ini kita bisa medirikan tenda dengan pemandangan danau segara anak
dan gunung barujari tepat dibawah kita. Perjalanan menuju puncak dengan meniti
bibir kawah merupakan perjalanan yang melelahkan, dengan medan berpasir yang
gembur membuat langkah kita terhambat mundur karena bila kita melangkah,
setengah langkah kita akan turun, sungguh perjalanan yang meyenangkan diakhir
ketinggian 200 meter sebelum puncak.
Jalur Torean
Menuju Bayan dari teminal
Cakranegara-Lombok dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum selama
kurang lebih 3 jam, lemudian diteruskan menuju desa terakhir Torean, lama
perjalana 1 jam dengan menggunakan ojek atau dapat juga dengan angkutan truk, akan
tetapi truk ini jarang sekali melintas menuju torean.
Di desa torean sudah banyak
penyedia jasa porter untuk mempermudah pendakian, karena jarangnya pendaki yang
melewati jalur ini sebaik nya kita memakai jasa porter. Melalui jalur torean
ini jarang sekali atau bahkan bisa disebut tidak ada pos-pos pendakian seperti
jalur-jalur lain. Jalur torean merupakan jalur yang biasa dilewati oleh
penduduk sekitar untuk mencapai segara anak, untuk melakukan tradisi/prosesi
Pakelem bagi Umat Hindu, jalur ini juga dapat menuju Gua Susu dan Gua Manik
yang berada sebelum segara anak.
Untuk memulai pendakian sebaiknya
dilakukan pagi hari, karena jalannya agak berbahaya bila kita lakukan
perjalanan pada malam hari dan tentu saja sangat disayangkan bila kita tidak
menikmati pemandangan dan indahnya tanjakan yang menyesakan dada. Untuk menuju
segara anak kita akan melewati satu-satunya post pendakian, yang akan kita
tempuh selama 2,5 jam perjalanan melaluai hutan taman nasional. Setelah
melewati pos ini kita akan menuju jalan yang berupa lembah yang berada pada
sisi utara rinjani yang membawa aliran air sungai dari segara anak melalui
kokok putih (nama sungai).
Kita akan mengikuti aliran kokok
putih, dengan melalui jalan setapak kecil dan melewati beberapa bukit, kita
akan sampai pada Pelawangan Torean dan kita akan turun ke anak sungai kokok
putih. Setelah melewati satu bukit lagi kita akan sampai pada kawasan gua dan
kolam air panas alami yang berada di segara anak. Waktu tempuh yang diperlukan
untuk sampai ke segata anak membutuhkan watu sekitas 8 jam perjalanan.
Untuk mencapai puncak, kita
menjajaki tebing selama 4 jam untuk mencapai pelawangan sembalun, dan dari sini
untuk mencapai puncak melalui jalur normal sembalun.
Jalur Timbanuh
Untuk menuju desa Timbanuh kita
dapat menggunakan kendaraan umum dari mataram kita turun di Masbagik dan
dilanjutkan kendaran umum lannya menuju Timbanuh, lama perjalanan kurang lebih
sekitar 3 jam berkendara. Di timbanuh sudah banyak tersedia jasa guide untuk
mempermudah pendakian tapi layanan paket perjalanan belum ada.
Jalur timbanuh merupakan jalur
baru yang diresmikan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR),
dibandingkan jalur yang sudah ada, jalur timbanuh belum mempunyai sarana yang
memadai akan tetapi jalur ini menyediakan kelebihan ketersediaannya air di
sepanjang jalur pendakian serta keaneka ragaman flora dan fauna serta jalurnya
yang cukup menantang bagi pendaki, Jalur ini hanya memperbolehkan pendaki untuk
melakukan pendakian sampai ke Pelawangan Cemoro Rompes dan puncak selatan
rinjani, sedangkan untuk jalur ke danau segara anak belum diperbolehkan karena
medannya yang curam dan berbahaya. Lama perjalanan dari timbanuh ke pelawangan
cemoro rompes sekitar 9 jam perjalanan.
Gunung baru jari dapat kita lihat
dengan jelas dari cemoro rompes dibandingankan dari ketiga jalur pelawangan
lainnya, karena posisinya paling dekat dengan gunung barujari dan ditempat ini
juga terdapat padang edelweis.
Apabila tertarik untuk mendaki
gunung ini, sangat di sarankan untuk membawa pancing, karena di danau segara
anak banyak terdapat ikan yang dapat kita nikmati
Bromo, Gunung indah di Jawa Timur
| 0 komentar
Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yaitu Brahma yang
berarti salah seorang Dewa Utama Hindu, gunung ini merupakan gunung yang
paling terkenal sebagai tempat wisata di Jawa Timur dan gunung ini
adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif, uniknya karena
statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif Gunung Bromo menjadi
salah satu objek wisata yang sangat di`gemari. Gunung Bromo memiliki
sebuah kawah dengan garis tengah kurang lebih 800 meter Utara-Selatan
dan Timur-Barat kurang lebih 600 meter.
Sedangkan daerah berbahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 dari pusat kawah Gunung tersebut. Dengan bentuk tubuh Gunung Bromo yang bertautan antara ngarai dan lembah dengan kaldera atau lautan pasir yang memiliki luas sekitar 10 kilometer persegi. Dengan ketinggian mencapai 2.392 meter di atas permukaan laut Gunung Bromo menjadikan dirinya sebagai pemandangan paling indah untuk matahari terbit di Tanah Air. Gunung ini berada dalam empat wilayah, yaitu Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang danLumajang. Untuk melihat matahari terbit anda dapat pergi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Matahari akan terbit dengan perlahan sekitar pukul 04.45 WIB. Di 30
menit yang anda miliki, akan merasakan sensasi sekaligus memiliki
pengalaman menakjub dengan melihat keindahan matahari terbit sampai pada
akhirnya matahari muncul ke permukaan. Disini anda akan melihat
puncak Gunung Bromo berdampinga dengan Gunung Batok. Dan jangan sampai
anda ketinggal dalam setiap detiknya untuk mengabadikan keindahan yang
jarang sekali untuk anda temui.
Continue Reading
Sedangkan daerah berbahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 dari pusat kawah Gunung tersebut. Dengan bentuk tubuh Gunung Bromo yang bertautan antara ngarai dan lembah dengan kaldera atau lautan pasir yang memiliki luas sekitar 10 kilometer persegi. Dengan ketinggian mencapai 2.392 meter di atas permukaan laut Gunung Bromo menjadikan dirinya sebagai pemandangan paling indah untuk matahari terbit di Tanah Air. Gunung ini berada dalam empat wilayah, yaitu Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang danLumajang. Untuk melihat matahari terbit anda dapat pergi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Disini anda akan merasakan sensasi
tersendiri untuk melihat matahari perlahan-lahan muncul dari balik
gunung dan awan yang sangat jelas di pelupuk mata anda. Jika anda ingin
melihat matahari terbit di Gunung Bromo lokasinya berada di Penanjakan.
Anda dapat menyewa mobil jip hardtop untuk mengantarkan anda untuk
menyeberangi lautan pasir. Harga sewa mobil jip hardtop sekitar 300
hingga 400 ribu rupiah per mobil. Kapasitas satu mobil ini untuk tujuh
orang. Jika anda ingin memesan mobil jip ini, anda harus membokingnya
pada malam hari. Pukul 03.00 WIB anda sudah harus bangun untuk segera
berangkat ke tempat dimana anda bisa melihat terbitnya matahari
tersebut.
Tidak usah khawatir tentang keselamatan
anda dalam menaiki mobil jib disini, karena para supir jip disini sudah
sangat mahir dan ahli dalam mengendarai mobilnya di lautan pasir yang
gelap.Di anjurkan untuk selalu memakai sarung tangan, syal, jaket dan
topi penutup telinga. Karena udara disini sangat dingin dan memiliki
angina yang sangat kencang, beruntung jika anda datang saat langit
cerah, sehingga anda dapat leluasa melihat pemandangan matahari terbit
secara leluasa. Dan pastikan anda tidak lupa membawa kamera.
Langganan:
Postingan (Atom)












